KESELARASAN

Perubahan zaman telah meningkatkan kesadaran manusia dalam memerhatikan fashion. Gaya hidup modern mengaktifkan suasana kreatifitas manusia dalam upaya menemukan jati diri. Generasi saat ini bebas melakukan redefinisi fashion yang dikehendaki dengan menggeser kebutuhan sekunder menjadi primer. Dikuatkan dengan hadirnya era digital yang telah membuat manusia dapat melihat dan berjelajah luas tanpa batas. Manusia memiliki kecenderungan untuk mengakui dirinya sebagai artist / seniman untuk dirinya sendiri.

Indonesia adalah negara yang memiliki daya saing tinggi dalam  industri kulit dan barang-barang dari kulit. Namun, kontribusi mengambil bagian dalam bidang fashion saat ini belum memiliki kepercayaan diri yang cukup baik. Realita industri kulit di Indonesia bahwa daerah-daerah penghasil produk kreatif kulit hanya menjadi mesin produksi brand kenamaan asing. Nilai rupiah yang rendah dengan meluapnya ketersediaan bahan baku adalah tantangan Indonesia untuk mengambil bagian dalam arena fashion tingkat internasional. 

Brand Lokal harus memiliki kepercayaan diri dengan nilai dan konsep layak bisnis. Tantangan revolusi industri 4.0 telah membuka peluang sangat besar untuk mendorong kehadiran Brand Lokal terjun ke pasar dunia melalui internet. Harapan besar dengan kuatnya brand lokal dari Indonesia akan mampu berkontribusi meningkatkan PDB Indonesia.